Rabu, 24 November 2010
the most cute muslims children with beautiful nasheed
Yaa thoybah, yaa thoybah
yaa dawal ayaana
isytaqnaalik
wal hawa nadaana
wal hawa nadaana
Yaa Ali ya bna Abi Thalib
minkumu mashdarul mawaahib
Yaa turo hal uro lii haajib
indakum
afdholul ghilmaana
afdholul ghilmaana
Asyaadil Hasan wal Husaini
ilannaibiyyi qurrot-’aini
Yaa syabaabal jannataini
jaddukum
shoohibul qur’ana
shoohibul qur’ana
Kamis, 04 November 2010
Mensyukuri Pekerjaan
Akhir-akhir ini mulai lagi kepikiran untuk nyari kerja baru. Bukan karna ga betah di tempat kerja sekarang, tapi banyak faktor yang bikin godaannya muncul terus. Dan kalo kelamaan terus kayak gini, bisa-bisa jadi ga konsen kerja. Aku harus bisa ngeyakinin diri sendiri untuk mencintai pekerjaan dan menunggu yang terbaik dengan melakukan yang terbaik.
Mencintai pekerjaan
Menurut pengalamannya Mozart, kecintaan itulah yang merupakan ibunya kejeniusan. Saat kita tidak mencintai pekerjaan kita, keahlian yang kita miliki akan hilang dengan sendirinya, karena saat itu kita tidak berusaha optimal dalam bekerja. Saat kita mencintai seseorang, kita mampu melakukan apa pun untuk orang yang kita cintai, sama hal nya dengan pekerjaan. Apa pun yang kita punya akan kita berikan, segala upaya kita lakukan untuk pekerjaan kita agar telihat sempurna.Dan keahlian serta potensi pun akan keluar.
Untuk bisa mencintai pekerjaan, pertama kita harus bersyukur. Dan apa bisa bersyukur kalau kita terus melihat ke atas?
Bukannya kita ga boleh melihat ke atas, tapi kita harus bisa menempatkan diri dimana kita harus bersyukur, dimana kita harus optimis. Sesekali lihatlah orang yang berkerja banting tulang hanya untuk bisa mengisi perut. Kalau kita peka, saat perjalanan ke kantor bisa kita jadikan sebagai ajang bersyukur, waktu melihat pengemis saat itu kita bersyukur pekerjaan kita lebih mulia dari itu, saat melihat kuli pengangkut barang kita bisa bersyukur, pekerjaan kita lebih ringan dari itu, dan masih banyak lagi hal yang patut disyukuri.
Menunggu...
Walaupun kita harus bersyukur, bukan berarti kita puas dan berhenti berusaha. Saat kita ingin sesuatu yang lebih baik, kita boleh berusaha untuk mencapainya, tapi tidak mngabaikan tanggung jawab saat ini. Setiap orang tentu selalu ingin mendapat yang lebih baik, termasuk pekerjaan. Kalau kita ingin mencari pekerjaan yang lebih baik, maka carilah, dan tunggu kesempatan yang terbaik yang akan diberikan oleh Tuhan.Tapi kita jangan pernah menunggu dengan menyepelekan pekerjaan saat ini. Cinatilah pekerjaan saat ini, dan tunggu lah kesempatan datang dengan itu kita bisa lebih bersyukur dan hidup bisa lebih bahagia. Ga akan stress karena cita-cita ga kesampaian.
Mencintai pekerjaan
Menurut pengalamannya Mozart, kecintaan itulah yang merupakan ibunya kejeniusan. Saat kita tidak mencintai pekerjaan kita, keahlian yang kita miliki akan hilang dengan sendirinya, karena saat itu kita tidak berusaha optimal dalam bekerja. Saat kita mencintai seseorang, kita mampu melakukan apa pun untuk orang yang kita cintai, sama hal nya dengan pekerjaan. Apa pun yang kita punya akan kita berikan, segala upaya kita lakukan untuk pekerjaan kita agar telihat sempurna.Dan keahlian serta potensi pun akan keluar.
Untuk bisa mencintai pekerjaan, pertama kita harus bersyukur. Dan apa bisa bersyukur kalau kita terus melihat ke atas?
Bukannya kita ga boleh melihat ke atas, tapi kita harus bisa menempatkan diri dimana kita harus bersyukur, dimana kita harus optimis. Sesekali lihatlah orang yang berkerja banting tulang hanya untuk bisa mengisi perut. Kalau kita peka, saat perjalanan ke kantor bisa kita jadikan sebagai ajang bersyukur, waktu melihat pengemis saat itu kita bersyukur pekerjaan kita lebih mulia dari itu, saat melihat kuli pengangkut barang kita bisa bersyukur, pekerjaan kita lebih ringan dari itu, dan masih banyak lagi hal yang patut disyukuri.
Menunggu...
Walaupun kita harus bersyukur, bukan berarti kita puas dan berhenti berusaha. Saat kita ingin sesuatu yang lebih baik, kita boleh berusaha untuk mencapainya, tapi tidak mngabaikan tanggung jawab saat ini. Setiap orang tentu selalu ingin mendapat yang lebih baik, termasuk pekerjaan. Kalau kita ingin mencari pekerjaan yang lebih baik, maka carilah, dan tunggu kesempatan yang terbaik yang akan diberikan oleh Tuhan.Tapi kita jangan pernah menunggu dengan menyepelekan pekerjaan saat ini. Cinatilah pekerjaan saat ini, dan tunggu lah kesempatan datang dengan itu kita bisa lebih bersyukur dan hidup bisa lebih bahagia. Ga akan stress karena cita-cita ga kesampaian.
Langganan:
Entri (Atom)
